Menggunakan kondom adalah sebentuk tanggung jawab kita kepada pasangan. Dengan menggunakan kondom, kita tidak hanya peduli pada kesehatan sendiri, namun kesehatan pasangan. Having seks tanpa kondom tentu memiliki risiko yang cukup besar, di antaranya adalah penularan penyakit menular seksual (PMS) melalui mulut atau anus. Pada pasangan heteroseksual (straight), pemakaian kondom juga bertujuan untuk mengurangi risiko kehamilan yang tidak diinginkan. Jadi, hal pertama yang perlu dimiliki pasangan yang ingin bercinta adalah kesadaran mencegah penularan penyakit tersebut.
Apakah pemakaian kondom mengurangi kenikmatan? Tentu tidak. Kenikmatan bercinta bergantung pada kondisi fisik dan psikis di antara pasangan dan "kelihaian" pasangan tersebut dalam memainkan peran dan aktivitas bercintanya. Pemakain kondom tidak berpengaruh pada tingkat kenikmatan. Adapun kasus penis menjadi lemas setelah dipakaikan kondom, hal tersebut lebih disebabkan faktor psikis, seperti ragu, khawatir tidak dapat memuaskan pasangan, atau jeda waktu sata menggunakan kondom yang membuat rangsangan menurun.
Agar kamu dan pasangan tidak "malas" menggunakan kondom, alangkah baiknya memperhatikan beberapa trik berikut saat bercinta:
- Melakukan foreplay. Tahap ini merupakan tahap penting yang harus dilakukan saat kamu dan pasangan sedang bercinta. Foreplay bisa dilakukan dengan beragam cara, seperti berciuman yang lama, mainkan lidah si dia, mencumbu, menjilati seluruh tubuh dari ujung rambut hingga ujung kaki. Berikan pijatan-pijatan kecil dan memberikan kecupan kecil berkali-kali di titik-titik yang dapat membuat si dia semakin "membara", seperti dahi, telinga, atau bokong.
- Saat merasa di puncak, tahan untuk tidak melakukan oral seks atau anal seks secara langsung. Kamu dapat menahan si dia, dengan tetap mencengkramnya dalam pelukan kamu. Biarkan tangan kirimu meraba-raba seluruh tubuhnya sedangkan tangan kanan siap merogoh kondom. Jangan biarkan ada jeda waktu meski semenit saat kamu hendak mengambil kondom. Jika dia dibiarkan menunggu, hal tersebut dapat membuat dia tidak sabar dan bisa-bisa terpaksa bercinta tanpa kondom karena tak mau menunggu.
- Saat melepas kondom dari kemasan, tetap biarkan anggota tubuhmu melakukan kontak dengan tubuhnya. Bisa tangan, tubuh, kepala, bahkan kaki agar tetap "merapat" ke tubuh si dia. Saat itulah, kamu melepas kondom dan kemudian memasangkannya ke penis sendiri atau pasangan.
- Saat kondom telah terpasang, mulailah aktivitas seksual yang kamu pilih, baik oral seks atau anal seks. Yang perlu diingat, gunakan kondom untuk satu kali aktivitas seksual. Jangan gunakan satu kondom sekaligus untuk oral seks dan anal seks, karena berpotensi menyebar bakteri pada mulut dan anus.
Demikian trik agar kamu dan pasangan "tidak malas" menggunakan kondom saat bercinta. Mari kita tingkatkan kesadaran akan pencegahan penyakit menular seksual (PMS), termasuk HIV-AIDS. [fi]


1 komentar:
If you would like an alternative to randomly approaching girls and trying to find out the right thing to do...
If you would rather have women chase YOU, instead of spending your nights prowling around in noisy pubs and nightclubs...
Then I urge you to watch this eye-opening video to learn a strong secret that has the potential to get you your own harem of beautiful women:
Facebook Seduction System!!!
Posting Komentar