Anus dianggap orang sebagai sumber kotoran. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah disebabkan anus merupakan tempat terakhir pembuangan kotoran. Namun demikian, pendapat tersebut tidak perlu mematahkan keinginan untuk melakukan anal seks, karena anus memiliki konsentrasi syaraf terbanyak di dalam tubuh manusia. Oleh akrena itu, apabila dikenali dengan baik, anus pun dapat menjadi "tempat" yang patut dicoba untuk bercinta.
Seks anal untuk pertama kalinya hampir dapat dipastikan tidak akan terasa nikmat langsung. Perlu proses dan waktu yang cukup untuk dapat merasakan kenikmatan saat penis masuk ke dalam lubang anus. Namun demikian, banyak pula pria yang merasa terangsang saat prostatnya diraba di dalam anus. Bahkan, ada pula pria yang langsung orgasme saat "ditusuk" dari belakang. Hal ini yang biasa dirasakan PLU yang menanggap dirinya berperan sebagai "bot". Akan tetapi, bagi PLU yang "anti ditusuk" sebaiknya jangan dulu berkomentar sebelum mencoba sensasi yang timbul dari aktivitas seks ini.
Agar seks anal dapat dinikmati, terutama bagi pemula, alangkah baiknya memperhatikan tips berikut untuk melakukan seks anal:
- Menyiapkan kondom. Sangat dianjurkan melakukan seks anal menggunakan kondom. Hal tersebut untuk mencegah penularan kuman penyebab penyakit menular seksual (PMS).
- Menyiapkan pelicin. Anus tidak memproduksi pelumas sendiri seperti vagina. Oleh karena diperlukan banyak pelicin untuk melakukan anal seks. Karena sangat dianjurkan anal seks menggunakan kondom, maka pilihlah pelicin berbahan dasar air. Jangan gunakan pelicin berbahan dasar minyak (termasuk minyak kelapa atau minyak bayi/oil) karena anak merusak kondom.
- Membersihkan anus. Sebelum melakukan anal seks, sebaiknya kamu membersihkan terlebih dahulu anus dengan sabun anti bakteri. Hal tersebut menjaga anus lebih higienis dan risiko penularan penyakit seksual semakin kecil. Lebih baik lagi, jika kamu melakukan buang air besar (BAB) terlebih dahulu agar tidak ada sisa kotoran di dalam anus. Karena bukan tidak mungkin, saat melakukan anal seks ada kotoran yang terbawa atau menempel ke dalam alat kelamin.
- Melakukan foreplay sebelum sesi seks anal. Foreplay wajib dilakukan untuk membuat kamu dan pasangan menjadi lebih bergairah. Semakin kamu dan pasangan bergairah, maka urat syaraf sekitar anus semakin mengendur.Yang perlu dicoba adalah melakukan ciuman di sekitar anus. Jangan merasa risih apabila anus telah dibersihkan terlebih dahulu dengan sabun anti bakteri sebelumnya. Ciuman sekitar anus dapat membangkitkan gairah pasangan beratus-ratus kali lipat.
- Mulailah dengan jari. Sebelum melakukan penetrasi penis, lumuri jari dengan pelumas. Lumuri pula anus dengan pelumas. Perlahan masukkan satu terlebih dahulu agar pasangan lebih rileks. Hal ini penting, terutama bagi PLU yang baru pertama kali melakukan anal seks. Setelah satu jari cukup, coba masukkan lebih banyak jari sampai pasangan benar-benar dapat rileks.
- Saat benar-benar rileks, barulah lakukan penetrasi penis ke dalam anus. Cobalah berbagai gaya, jangan terpaku dengan posisi pasangan "tertindih". Biarkan pasangan yang menjadi "objek penusukan" mengeksplorasi sendiri tusukan penis kamu.
Bagiamana, sudah siap melakukan anal seks? Tetap jaga kebersihan, ya! [fi]


2 komentar:
Hih serem..
As stated by Stanford Medical, It is in fact the ONLY reason women in this country live 10 years more and weigh an average of 19 KG lighter than we do.
(And actually, it has NOTHING to do with genetics or some secret exercise and absolutely EVERYTHING around "how" they eat.)
BTW, I said "HOW", and not "what"...
Tap this link to reveal if this easy test can help you discover your real weight loss potential
Posting Komentar